Bagaimana rasanya memiliki penghasilan di atas 10 juta per bulan?


Jawaban Enggal Ngamaludin pada 15 Januari 2021 di Quora

Saya dulu bekerja setelah lulus SMA hanya mendapat uang makan sehari 13 ribu, sebulan dapat 400 ribuan. Beberapa bulan kemudian gaji naik menjadi 1 jutaan, sambil kuliah selama 4 tahun. Setelah lulus kuliah pindah ke perusahaan lain, dapat gaji hampir 5 jutaan. Dua tahun kemudian ditarik oleh perusahaan lain, dengan posisi sebagai head of admin & finance. Gaji 2 kali lipat dari sebelumnya, beserta berbagai fasilitas lain. Nah, di sini total gaji sudah di atas 10 juta. Kalau ditanya rasanya bagaimana? Sangat bersyukur, karena dengan penghasilan tersebut bisa menyenangkan keluarga. Membelikan adik-adik saya alat-alat sekolah, memberi uang jajan, membantu biaya kuliah dll. Selain itu juga bisa memanjakan diri, membeli beberapa barang yang disukai. Bisa berbagi dengan yang lebih membutuhkan, serta banyak hal positif yang tidak bisa disebutkan. Sebagian penghasilan juga ditabung untuk membeli beberapa aset.


Tapi jangan hanya dilihat senangnya, hari-hari yang harus kulewati juga sangat sibuk. Berangkat pagi pulang malam, bahkan sering tidak pulang kalau ada trouble atau audit. Hari kerja dari Senin - Sabtu. Tiap hari dikejar deadline, HP berdering tak kenal waktu, e-mail masuk juga banyak. Walaupun kita mempunyai staf, tapi harus selalu kita kontrol dan periksa setiap laporannya. Dulu handle 1 cabang utama, 1 LDC, 1 gudang induk, 13 area distribusi. Kalau kita sebagai pekerja, gaji besar tugas dan tanggung jawab juga lebih besar.

Setelah 3 tahun, rasanya sudah cukup berkarir di swasta dan ingin mengabdi kepada negara. Walaupun gaji tidak sebesar dulu, tapi tingkat stress, tekanan dan beban kerja juga sangat jauh berbeda.